Jaringan Advokasi LSM Papua Barat
Bahasa Indonesia   English

 

 

Headline

  • Soal Dana Karang Taruna, Polisi Masih Cari Alat Bukti

    upload/case_thumbnail_fedora_

    MANOKWARI – Penyidik Reskrim polres manokwari kini masih mencari 2 alat bukti untuk mengun ...

    1

Siaran Perss

26 Januari 2010

Gubernur Tegur Bupati Maybrat

Gubernur Tegur Bupati Maybrat

SORONG- Gubernur Papua Barat Abraham O. Atururi tampaknya jengah menerima banyak laporan yang menyebutkan kalau penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Maybrat belum berjalan sebagaimana mestinya.
Bahkan dikabarkan, pusat pemerintahan yang semestinya berada di Kumurkek yang merupakan ibukota Kabupaten Maybrat juga tidak dilaksanakan karena beberapa kantor SKPD ditempatkan di kampung-kampung atau di distrik di luar Kumurkek. Parahnya lagi dikabarkan rapat-rapat sering dilaksanakan di Kota ataupun di wilayah Kabupaten Sorong.
Untuk kelangsungan penyelenggaraan pemerintahan di kabupaten pemekaran yang baru itu, secara khusus Gubernur Papua Barat Bram Atururi melayangkan surat kepada Penjabat Bupati Maybrat Drs Bernard Sagrim,MM.
Dalam surat Nomor 130/92/GPB/2010 tertanggal 22 Januari 2010 yang sifatnya penting itu, gubernur memerintahkan kepada bupati Maybrat agar kegiatan pemerintahan dipusatkan di Kumurkek.
Surat yang berisi 3 poin penting itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2009 tentang pembentukan Kabupaten Maybrat di Provinsi Papua Barat.
Dikatakan gubernur, dalam rangka efektivitas penyelenggaraan roda pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di Kabupaten Maybrat, maka pada poin pertama gubernur memerintahkan agar penempatan kantor SKPD di distrik dan kampung-kampung di luar ibukota Kabupaten Maybrat agar dikembalikan ke pusat pemerintahan yaitu di Kumurkek.
“Karena secara partisipatif masyarakat telah menyerahkan 23 unit rumah untuk digunakan sementara sebagai kantor SKPD,” ujar gubernur dalam surat penting tersebut.
Selain itu pada poin kedua, gubernur minta agar penempatan
pimpinan DPRD defenitif Kabupaten Maybarat agar tetap berpedoman pada Undang-Undang Nomor 27 tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD untuk menghindari kemungkinan kesalahan penafsiran terhadap mekanisme pemilihan pimpinan defenitif DPRD Kabupaten Maybrat.
“Sehubungan dengan hal-hal tersebut di atas agar melaporkan hasil pelaksanaannya pada kesempatan pertama kepada Gubernur Papua Barat”. Demikian perintah gubernur dalam suratnya yang ditembuskan kepada menteri dalam negeri, Dirjen Otda Depdagri, bupati Sorong, bupati Sorong Selatan dan ketua sementara DPRD Kabupaten Maybrat.
“Penyelenggaraan pemerintahan yang sudah ditetapkan tersebut harus berada di tempat yang sudah ditetapkan, tidak lari kemana-mana. Seperti di Maybrat letak ibukota di Kumurkek ya harus pemerintahannya diselenggarakan di sana,” ujar Gubernur Bram. (rs)

Share on Facebook      

Komentar

# Nama Tanggal Komentar
1
herman tubur
10 Juni 2010
ada kemungkinan sikap bupati karateker berkaitan dengan konflik diantara beberapa kelompok masyarakat beberapa waktu
ada upaya untuk mengalihkan letak ibu kota kabupaten Maybrat
sampai kapan konflik ini akan terjadi, masyarakat butuh dibangun
2
Kambu
15 Juni 2010
jangan jadikan Kab.Maybrat seperti kabupaten lainnya yang hanya mementingkan kepentngan pribadi dari pada membangun masyarakat,,!!
saya harap Kab.Maybrat bisa jadi contoh bagi Kab.Lainnya di Papua..!!
3
herman tubur
16 Juni 2010
berita ini dirilis tanggal 26 Januari 2010, sekarang sudah bulan juni...progress di Maybrat terkait sistem pemerintahannya bagaimana...yang moderator up date beritanya dong....!!!!
4
VHEE
6 Juli 2010
MNURUT KAMI APA YANG DIKATAKAN BAPAK GUBERNUR PROVINSI PAPUA BARAT ITU YANG BETUL- BETUL TERJADI DILAPANGAN SELAMA INI, DAN MENURUT KAMI YANG DILAKUKAN BUPATI KABUPATEN MAYBARAT MENEMPATKAN KANTOR SKPD DI LUAR IBUKOTA KABUPATEN MAYBRAT,YAKNI DI KUMUR
5
Polly Korain
21 September 2010
bangun  maybrat menjadi kabupaten yang besar! jangan hanya untuk kepentingan pribadi semata... rakyat yg menjadi menderita. kalau tidak mampu memimpin, serahkan kepada yg lebih ahli, yg sanggup membangun kesejahteraan masyarakat maybrat....
6
sekor
21 September 2010
orang aifat boleh yang menjadi pemimpin maybrat!!!!!!! contohnya saya yang bermotto : MENJADI BESAR KARENA BENAR!

Memberikan Komentar

Nama :
Komentar :

250 Karakter tersisa
Security Code :

Berita Terkini

25 April 2014
KPU PAPUA RESMI LAKUKAN RAPAT PLENO Jayapura, 24/4 (Jubi)  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, resmi melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan perolehan su ...
23 April 2014
REKAPAN PPD MANOKWARI SELATAN BELUM LENGKAP MANOKWARI – Rapat pleno PPD Distrik Manokwari Selatan sempat ditunda, akibat hasil rekapan dari distrik tersebut belum semuanya rampung. Pad ...
23 April 2014
RATUSAN PERSONIL AMANKAN PLENO REKAPITULASI SUARA DI KPU MANOKWARI     MANOKWARI – Polres Manokwari menerjunkan ratusan personil untuk mengamankan jalannya pleno rekapitulasi suara di kantor KPU Kabu ...
22 April 2014
MANTAN PEMAIN PERSIPURA AGUS OHEE MENINGGAL Jayapura, 20/4 (Jubi)-Agustinus Ohee, salah satu defender Persipura era 1978-1980 an,  meninggal dunia di Jakarta pada Minggu(20/4). Ayah kan ...
22 April 2014
MIRAS PICU BENTROK ANTAR WARGA DI KOTA SORONG Jayapura, 21/4 (Jubi) – Berawal dari minuman beralkohol, bentrok antar warga pecah di Kota Sorong, Papua Barat, akibatnya beberapa warga luk ...

 

Shoutbox

22-04-2014 04:07
Black Fox
Pada pokoknya masyarakat sudah dikondisikan dalam keadaan yg buruk, wajar kalau para wakil rakyat ini kacau balau karena proses yg saat ini diseting memang untuk melahirkan generasi2 yg tidak punya kemmapuan apa2, hanya jadi kambing congek di atur ol
25-03-2014 19:19
ian
kesalahan ada pda partai karena tidak melalui proses yang sesunggihny dalam mengankat calon dpr, tidak adanya proses pengkaderan.
15-03-2014 12:44
anak papua
kasus demi kasus korupsi di tanah papua tdk ada yg serius di tindak lanjuti,aparat hukum hanya tebang pilih,sama halnya dengan LSM anti korupsi yg tergantung nego.....sy hanya ingatkan hati@ dng hukum karma yg suatu saat akan jd bumereng buat kalian
14-03-2014 21:40
sekar
dari kita untuk kita
14-03-2014 05:38
Tao
Pileg 2014 di kab Maybrat, Tambrauw, dan kota sorong....tidak jauh berbeda karena para elitnya....tidak mendidik rakyat kecil dalam hal pendidikan politik yg baik dan benar
10-03-2014 09:19
yanus wanimbo
bagaimana dengan Mahasiswa Papua yang kulia di Fakultas Hukum:di Luar tanah Papua, Apakah ada bantuan selain Advokat
06-03-2014 01:16


06-03-2014 01:15


09-01-2014 02:47
ss
laporan
29-12-2013 07:39


Nama :
Pesan :

Kontribusi

Banner Anda

Ukuran : 170px x 40px
Harga : Rp. 300.000 / bulan
Hubungi : (0986) 212392, 081340796997, 081248648965, 081344661392
Info lebih lanjut

 

Kegiatan

Tidak ada Kegiatan untuk saat ini.

Info LSM

Jajak Pendapat

Setujukah anda "DIALOG PAPUA-JAKARTA" dapat menyelesaikan masalah Papua?


 

 

Info

Arsip

Info LSM

Statistik

Page Hit

Hari Ini 363
Minggu Ini 5545
Bulan Ini 39356
Tahun Ini 208208

Jumlah Pengunjung

Hari Ini 305
Minggu Ini 5218
Bulan Ini 36920
Tahun Ini 191629