HeadlineTidak ada Jejak Kasus untuk saat ini. |
Press Release |
Manokwari - Situasi konflik yang masih kadang terjadi di dalam tanah Papua, menyebabkan stigma separatis juga masih mencuat. Membuat kondisi tersebut tidak enak dan tidak aman. Karena stigma itu disertai dengan pandangan-pandangan dari luar yang dapat dirasakan sebagai kecurigaan yang sangat besar.
Khusus untuk Gereja programkan, seperti dalam rangka memanusiakan manusia, terkadang dicurigai sebagai tindakan melakukan sparatis, tetapi gereja ini hadir dengan kata injil. Dimana Injil itu hadir untuk membebaskan dari kemiskinan, belenggu, ketidakadilan, dan membebaskan dari belenggu ketidakbenaran.
Demikian tegas Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt Jemina Krey, ST.h, sabtu pekan lalu (6/2). Kalau Papua dikatakan tanah damai, maka ada harga yang harus di bayar yaitu keadilan dan kebenaran," tegasnya. Keadilan dan kebenaran tidak bisa datang sendiri, tetapi harus diperjuangkan dan menghadirkan sebuah sistem yang menolong.
Diungkapkan, bahwa dalam rangka memperjuangkan proses untuk masuk ke dalam sistem yang menolong itulah, maka terkadang dinilai bermuatan separatis. Untuk itu selaku pimpinan gereja, ia berharap kepada pemerintah untuk juga memiliki pemikiran yang jernih kepada gereja, dan senantiasa menolong gereja untuk bisa tenang supaya dapat membuat hal-hal yang terbaik bagi umat. "Kan sayang jika stigma separatis masih ada, seolah-olah Negara ini belum membuat sesuatu yang baik bagi kita, padahal Negara sudah berbuat banyak bagi kita, tetapi jangan pakai stigma tersebut, karena stigma ini akan membuat dunia luar bertanya, sebab dengan adanya stigma ini seolah-olah membuat dan menggambarkan daerah ini kacau, padahal sebenarnya tidak ada kekacauan," kata Jemima.
Lanjutnya, GKI terus konsekwen menyuarakan Injil kekuatan Allah itu, sebab Injil membebaskan, sehingga GKI tetap tidak akan pernah diam. Apa yang sekarang terjadi merupakan ujian, baik bagi gereja maupun bagi pemerintah, bahwa dia bekerja di uji, apakah dia bekerja untuk melakukan cinta kasih kepada rakyat, cinta kasih bukan ukuran makan dan minum yang cukup, tetapi cinta kasih yang dimaksud adalah orang bebas dari ketakutan, keresahan serta ketidakadilan. (mp)
Share on Facebook Share on Twitter
Comment
| # | Name | Date | Comment |
Write Comment
|
|
Manokwari- Wacana tentang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat yang akan digelar pada April 2011 mendatang dipil ... |
|
|
Manokwari- Menjelang bergulirnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat bulan April 2011 mendatang, KPU Provinsi Papua Bara ... |
|
|
Manokwari- Persaingan ketat terjadi pada Pemilukada (pemilihan umum kepala daerah) di Kabupaten Manokwari. Berdasarkan hasil penghitun ... |
|
|
Jayapura- Masa jabatan Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) 2005-2010 akan berakhir oktober nanti. Namun hingga kini belum dilakukan tah ... |
|
|
Manokwari- Maraknya tumpukan sampah di sejumlah tempat di pinggir jalan protokol maupun di kompleks pelayanan publik seperti sekolah d ... |
Ukuran : 170px x 40px
Harga : Rp. 300.000 / bulan
Hubungi : (0986) 212392, 081340796997, 081248648965, 081344661392
Info lebih lanjut
| Today | 74 | ||
| This Week | 907 | ||
| This Month | 3788 | ||
| This Year | 76971 |
| Today | 22 | ||
| This Week | 692 | ||
| This Month | 2866 | ||
| This Year | 63333 |